Metodologi Penelitian

Metodologi dalam arti umum, adalah studi yang logis dan sistematis tentang prinsip-prinsip yang mengarahkan penelitian ilmiah. Dengan demikian, metodologi dimaksudkan sebagai prinsip-prinsip dasar dan bukan sebagai methods atau cara-cara untuk melakukan penelitian.Dalam bahasa sehari-hari, pengertian methodology dan methods ini sering dikacaukan. Seringkali  dijumpai istilah metodologi atau metode penelitian, padahal yang dimaksudkan sebenarnya adalah methods atau cara penelitian-sebagai salah satu tahap dalam metodologi penelitian yang kemudian dituangkan dalam usulan penelitian.

Sebagai suatu pola, cara penelitian tidak bersifat kaku, sebab suatu cara hanyalah alat (tool) untuk mencapai tujuan. Cara penelitian digunakan secara bervariasi, tergantung antara lain pada obyek (formal) ilmu pengetahuan, tujuan penelitian, dan tipe data yang akan diperoleh. Penentuan cara penelitian sepenuhnya tergantung pada logika dan konsistensi peneliti. Pembuatan usulan penelitian merupakan suatu langkah konkret pada tahap awal penelitian. Seorang guru yang baru meneliti atau ingin meneliti, dalam hal ini ingin memperoleh informasi dari instrumen yang digunakan. Guru harus memiliki sejumlah keterampilan khusus. Demikian pula, penelitian itu sedapat mungkin ditujukan untuk memecahkan suatu masalah yang dihadapi oleh masyarakat, negara, dan ilmu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Penelitian Pendidikan


Sebagai praktisi pendidikan maupun khayalak umum yang berkecimpung di bidang penelitian, sudah tentunya tidak akan terlepas dari wacana metodologi penelitian yang akan menentukan jenis penelitian dari peneliti yang bersangkutan. Terkadang kita merasa bingung untuk menentukan metodologi penelitian yang akan kita gunakan. Judul sudah ditemukan,latar belakang dan kajian teori,tetapi metodologi penelitian apa yang harus saya gunakan? Pertanyaan itu sering muncul dikalangan peneliti, apalagi yang baru belajar untuk melakukan penelitian. Sebelum kita berangkat pada metodologi penelitian, alangkah baiknya bagi peneliti menentukan dulu jenis masalah yang akan ditelitinya. Dalam penentuan masalah yang akan diteliti,sudah tentu harus memiliki alasan yang tepat kenapa masalah itu diteliti, bagaimana gambaar riil masalah, apa yang sebelumnya sudah dilakukan oleh peneliti lain atau pihak yang bersangkutan untuk menangani masalah itu, kalau tidak diteliti dampak apa yang akan terjadi dan bagaimana kita sebagai peneliti memeberikan penanganan yang inovatif saat penelitian dilakukan. Semua alasan tersebut akan tertuang dalam latar belakang penelitian.

Perlu kita sadari,bahwa yang menjadi tantangan awal dalam penelitian adalah membuat proposal yang sekiranya para peneliti mengalami masalah dalam menentukan judul penelitian dan penyusunan latar belakang yang memerlukan olah tata bahasa yang terstruktur dan mengalir. Sudah tentunya untuk menjadi mahir, belajar dan terus belajar adalah kunci utamanya. Kalau latar belakang sudah terbentuk,maka yang menjadi tantangan selanjutnya adalah kajian teori/kajian pustaka yang lumrah kita sebut sebagai literatur/buku sumber yang menjadi teori dalam penelitian yang kita buat. Misalnya kita meneliti tentang "Tipe-tipe Kecerdasan", jadi sebagai peneliti kita harus mencari buku/literatur yang relevan dengan tipe kecerdasan. Perlu digaris bawahi,bahwa dalam kajian teori, kita tidak perlu membuat parade teori. Dalam artian, yang kita buat dalam kajian teori adalah teori-teori yang terkait dengan penelitian kita, sebab itulah nantinya yang akan menjadi tumpuan dalam pembahasan nantinya. Dan perlu kita ingat,bahwa kita membuat laporan penelitian,tetapi bukan membuat buku penelitian. Tantangan selanjutnya setelah membuat kajian teori adalah menentukan metodologi penelitian yang akan digunakan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS